Perihal Tuan
Kau tahu Tuan, disana ada yang menantimu untuk pulang
Disana ada seseorang yang rindu pada pelukmu yang mulai usang
Tuan, tidakkah kau pernah berfikir?
Ini juga sebenarnya menyiksaku
Aku harus menyayangimu, juga memikirkan seorang disana
Tuan, jika kau ingin kembali pulang
Aku dengan senang hati akan melihat punggungmu
Walau aku tahu itu tak akan mudah
Tapi aku sanggup, Tuan
Kalau seseorang disana dia sudah pasti tak akan pernah sanggup
Kau tau kenapa Tuan?
Dia adalah sebagian dari dirimu
Tapi, jika kau tak ingin kembali padanya
Kau harus sanggup untuk membunuhnya Tuan
Menguburnya dalam, dari apapun yang bersangkutan dengannya
Yang menjadi pertanyaan ku adalah,
Kau bisa melakukan itu, Tuan?
Pada hujan kutitipkan air mata
Mengalir terus hingga reda tiba
Tak bisakah kau runtuh sekali saja atas ego yang melanda?
Padamkan api yang gemuruh didalam dada
Izinkan aku jatuh dalam pelukmu saja
Sungguh, rindu ini menggoda
Tanpa bisa kucegah
Tanpa bisa kucegah
Menghujani tubuhku yang lelah
Rindu, ya seperti hujan
Jatuh tanpa bisa ku hitung rintiknya~
Yoan Devi Ahrani
Rabu, 4 April 2018
18:28 WIB
Komentar
Posting Komentar