Waktu
Tepat dihari ini kamu sudah beranjak dewasa lagi dan lagi. Tidak terasa ya, udah sembilan belas tahun saja. Waktu memang magis dalam kehidupan kita, lihat saja bocah ingusan yang dulu kecil kini sudah semakin bertambah dewasa, bahkan sudah kuliah disemester tiga.
Cepat atau lambat manusia pasti akan mati, meninggalkan atau ditinggalkan. Pergi dan tak kembali, untuk berjumpa kepada sang ilahi.
.
Waktu lebih dinamis dari pada angin. Membuat manusia terlalu ber-ingin. Kita sering lupa kita hanya pengembara, bercanda sebentar didunia, lalu akan pergi kembali ketempat hampa menuju tiada. Waktu terkadang membuat kita sadar bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa, tapi hati yang ada didalam dada.
.
Walau Einsten berkata bahwa waktu itu berbeda. Tergantung dalam keadaan apa kita berada.
Tetapi Tuhan telah berkata, "Hanya Akulah yang tahu umur manusia,"
Lalu sekular barat berkata, "Waktu adalah dollar dalam kantung." Namun, Hasan Al-Bana berkata ; "Waktu adalah pedang, potong atau terpotong."
.
Umurmu yang bertambah atau umurmu yang berkurang?
Jangan terlalu beranjak bahagia untuk hari ini. Karena mungkin esok lusa kita telah tiada.
.
Waktu, semoga tak melalaikan kita, untuk berjalan dijalan-Nya.
Selamat bertambah usia, semoga kau selalu bahagia.
Komentar
Posting Komentar