Basa Basi
Kebekuan sering kali membuat manusia membeku dengan pikirannya masing-masing, apalagi untuk manusia yang belum pernah mengenal sama sekali.
Mereka harus mencairkan suasana agar tidak terlihat tegang sehingga merileksasikan akal dan pikiran lawan bicaranya.
Inti dari permasalahan yang sering dihadapi ialah kadang beberapa manusia enggan untuk berbasa-basi. Padahal berbasa-basi itu perlu dan penting, basa-basi itu seperti tali pengikat diantara dua orang yang baru mengenal. Atau berbasa-basi itu seperti gula didalam secangkir kopi dan air panas, ia melarutkan agar setiap perbincangan terus mengalir dan menyatu manis.
Basa-basi juga membuat manusia menjadi dekat bahkan sangat dekat walau tak pernah bertemu sekalipun. Memang perihal basa-basi sebagian orang, tidak terlalu penting. Hanya beberapa orang saja yang menganggapnya begitu penting termasuk aku.
Tapi bagimanapun basa-basi itu perlu. Untuk meluluhkan jurang pemisah diantara dua orang atau lebih banyak agar menjadi suatu bentuk keharmonisan didalam sebuah pembicaraan. Hal ini menyangkut hak pribadi ataupun hak yang tak tampak, atau hak ketidaknyamanan seseorang.
Sekali lagi berbasa-basi adalah ilmu dalam menarik simpati seseorang terkadang hal-hal yang sepele banyak dilupakan orang lain. Otak mereka tidak sadar dalam menjalankan trik ilmu basa-basi dan langsung terpraktekannya tanpa harus mau memahami apa itu berbasa-basi terhadap sesama manusia. Padahal hal kecil ini mampu untuk mengubah sudut pandang seseorang yang sangat buruk menajadi baik. Tergantung dari sudut mana kita melihatnya.
Komentar
Posting Komentar